Jumat, 16 November 2012

Momentum itu ditunggu ataukah diciptakan?

aku pernah baca di salah satu tweet nya mario teguh yang intinya  jangan coba untuk merubah orang lain karena merubah diri sendiri itu aja susahnya minta ampun.

betul sekali! mengembangkan diri dengan merubah kebiasaan buruk itu perjuangannya berat sekali. harus dengan semangat 45.
setiap malam sebelum tidur, selalu bercita2 esok hari aku harus lebih baik dari hari ini.
tetapi yang terjadi setiap hari hampir selalu penyesalan...

bangun tidur liat hp sudah jam 6 pagi...
menyesal gak solat tahajud...
menyesal solat subuhnya kesiangan...

* niat dalam hati, biarpun gak solat tahajud paling gak solat duha

yang terjadi...
menyesal sudah jam setengah 11 tapi gak solat duha

di kantor....
menyesal kok kerjanya cuma 2 jam, tapi internetannya 5 jam

sampai dirumah....
nonton tipi sampaai jam 10

sebelum tidur...
#reff bercita2 esok hari aku harus lebih baik dari hari ini

--- siklus yang berulang2 setiap hari tanpa ada perubahan yang signifikan. Hari ini gak ada bedanya dengan hari kemarin. Ciri2 insan yang merugi

Mengharapkan momentum perubahan akan datang, tapi kapankah momentum itu akan datang jika hanya terus menunggu?
atau haruskah aku beranjak dari tempatku menunggu untuk menjemput momentum itu ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar